Kamis, 16 Agustus 2012

Soal Logika Case "Topi"

Detektif Bob diundang sahabatnya, Dave untuk menonton konser musik, ajang untuk mendapatkan hadiah bagi band dengan polling sms terbanyak. Bob memasuki ruangan konser yang masih kosong karena memang belum saatnya acara mulai. Untuk mencari Dave, dia masuk ke belakang panggung.

Di dalam ada beberapa personil band yang sedang menyiapkan lagu atau kata-kata saat tampil di panggung nanti. Baru saja Bob melangkah, Dave keluar dari ruang ganti dan langsung mendatanginya dengan panik.

"Gawat, Bob!" katanya. "Topi Drai hilang. Topi ciri khasnya."

Bob terperanjat. "Topi Drai? Bukankah Drai menolak manggung jika tidak memakai topi keberuntungannya?"

"Itulah," kata Dave kuatir. "Bisa tolong carikan, nggak? Aku mesti menenangkan Drai!"

Bob tidak menjawab, ia berlari menyusuri ruang belakang panggung. Ia sudah mengenal orang-orang disini; mereka semua sudah terkenal. Teo mendatangi Fie dan menjelaskan perkaranya.

"Topi Drai yang terkenal itu, yah..." Fie menggaruk dagu. "Nggak tahu. Aku terakhir lihat saat Drai baru datang dan ia memakai topi itu."

Bob mengucapkan terimakasih dan pergi. Ia bertemu Artha dan menanyakan perihal topi itu.

"Nggak liat, tapi tadi aku ngeliat orang berpakaian koboi yang kelihatan gelisah. Kelihatannya sih personil band country. Pas dia nunduk buat ngiket tali sepatu, aku ngeliat tonjolan di punggungnya. Apa iya itu topi Drai?" Artha berusaha mengingat-ingat.

Setelah Bob ditunjukkan arah kemana sang koboi menghilang, ia mengucapkan terimakasih dan pergi. Di jalan ia bertemu Luffy.

"Topi Drai, ya? Tadi aku ada ngeliat topi itu di ruang ganti." jelas Luffy. "Terus orang-orang pergi untuk mengambil jatah kotak makan yang dibagikan panitia, tinggal aku sendiri disana. Soalnya aku udah ngambil langsung dari Dajjal yang niat mau ngebagiin. Pas aku sendirian disana nggak ada yang ngambil, kok. Trus aku pergi buat ke kamar kecil, jadi aku nggak ngeliat."

Bob mengangguk, mencatat semua yang dikatakan ketiga orang yang ia tanyakan. Sekarang ia tahu siapa yang bersalah.

Siapakah dia?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...